| Minyak Mentah Dunia |
![]() Harga minyak mentah dunia kian melambung tinggi Tau gak kamu.. Ternyata eh ternyata... ada banyak jenis minyak mentah yang diperdagangkan di pasar internasional. Diantaranya ada 2 jenis minyak mentah yang paling banyak dijadikan acuan, yaitu minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent. Minyak mentah WTI (sering juga disebut sebagai Texas Light Sweet) adalah salah satu jenis minyak mentah yang memiliki kualitas paling tinggi (sweet crude), karena kandungan sulfurnya hanya sebesar 0,24 %. Selain soal spesifikasi minyak WTI, perlu dipahami juga harga WTI yang sering dikutip oleh berbagai media adalah harga kontrak berjangka di New York Merchantile Exchange (NYMEX). Karenanya minyak WTI terkadang disebut sebagai minyak NYMEX. Selain minyak WTI, jenis minyak mentah Brent (Brent Crude) juga sering menjadi patokan harga perdagangan minyak mentah dunia. Komoditas ini diperdagangkan di International Exchange (ICE), London. Harga minyak brent selalu lebih murah dibandingkan minyak WTI. Minyak Brent merupakan suatu klasifikasi besar minyak mentah yang mencakup brent crude sendiri, brent sweet light crude dan OSeberg and Forties. Minyak mentah brent sebagian besar berasal dari Laut Utara. Karena kandungan sulfurnya 0,37% brent juga termasuk kategori minyak mentah berkualitas tinggi atau sweet crude. "Yang termasuk kategori sweet crude adalah jenis minyak mentah yang memiliki kandungan sulfur dibawah 0,5%, minyak mentah yang kandungan sulfurnya diatas 50% disebut sour crude oil. Minyak sweet crude mengandung hidrogen sulfida dan karbondioksida yang sedikit sehingga sangat cocok menjadi bahan bakar bensin." Selain 2 jenis minyak yang disebut diatas, ada juga patokan harga dari OPEC yang bernama OPEC Reference Basket (ORB), yang kualitas produk minyaknya di bawah brent dan WTi. Harga patokan ini diperoleh dari rata-rata tertimbang harga berbagai jenis minyak mentah yang diproduksi oleh para anggotanya. Diantaranya Saharan Blend (Algeria), Minas (Indonesia), Iran Heavy (Iran), Basra Light (Iraq), Kuwait Export (Kuwait), Es Sider (Libya), Bonny Light (Nigeria), Qatar Marine (Qatar), Arab Light (Arab Saudi), Murban (Uni Emirat Arab) dan BCF 17 (Venezuela). Selama ini OPEC selalu berusaha menjaga harga minyak tersebut dalam kisaran harga batas atas dan batas bawah yang telah ditentukan. Dengan cara mengurangi atau meningkatkan kuota produksi minyak anggotanya. Pasokan minyak OPEC sangat menentukan harga minyak lainnya termasuk brent dan WTI. Karenanya ketika harga minyak kedua jenis minyak mentah itu terus melejit, banyak pihak yang menuntut OPEC meningkatkan produksi tapi sampai saaat ini tuntutan itu tidak diikuti. Sebab menurut OPEC lonjakan minyak saat ini banyak penyebabnya. Selain pasokan, praktek spekulasi di bursa berjangka, kondisi geopolitik, perkembangan perekonomian dibeberapa negara dunia (contoh China dan India) yang menyebabkan naiknya permintaan. Dan masih banyak lagi faktor yang menyebabkan harga minyak menjulang tinggi. "Mudah-mudahan sekilas info ini bisa bermanfaat buat kita semua." Gambarnya didapetin disini...
|
No comment posted
| < Prev |
|---|
| Celoteh |
| Kumpulan Kata |
| Perspektif |
| Otak Kanan |
|
"Pengetahuan adalah cinta dan cahaya dan visi"
Hellen Keller |






![]() | Hari ini | 1 |
![]() | Kemarin | 12 |
![]() | Minggu ini | 42 |
![]() | Bulan ini | 431 |
![]() | Total | 1828 |